Outsourcing untuk cari pengalaman atau merugikan?

Hampir semua vendor Telekomunikasi mempekerjakan karyawan dengan sistem outsourcing atau di vendor kan lagi dari sistem managament SDM nya, dengn sistem ini mungkin vendor yang base nya beradasarkan project base akan lebih menguntung kan dari sisi cost operasional lalu bagaimana dengan karyawan itu sendiri ?? mungkin sebagian dari kita tidak masalah karena memang cari penglaman dulu, dan mungkin bagi sebagian orang lain yang sudah mempunyai ancang – ancang hidup ke depan semakin gelisah…karena ada sebagian kontrak dengan outsourcing yang mempunyai sistem yang kurang jelas baik dari sisi hak – ha karyawan maupun sistem remunasi nya…ada yang punya pengalam untuk di share ????

2 Responses to “Outsourcing untuk cari pengalaman atau merugikan?”

  1. Ya..terima aja nasib spt ini skrg. Mau melawan perusahaan? mereka bisa bilang kl gak mau ya cari perusahaan lain. Gak perlu gelisah, makin sering pindah, CV makin panjang dan biasanya agen2 outsource suka :) . Tinggal pinter2 aja cari pershn outsource yg bagus yg memeberikan kesejahteraan karyawannya. Tinggal nanti kl udah cape pindah2 and timingnya tepat, kita bisa masuk perusahaan lain dan nego untuk karyawan tetap.

    Operator telco, seneng nerima karyawan yag banyak pengalaman….sabar aja.

  2. bah..awak baru 1 kali penglaman kerja..itupun di satu perusahan otsourcing dari tahun ketahun dihajar terus 6 bulan..2 bulan….1 tahum…tah sampe kapan..sabar…..sabr…

Leave a Reply