Archive for April 9th, 2008

Pembukaan kode akses PT. Telkom dan PT. Indosat

Siaran Pers No. 30/DJPT.1/KOMINFO/4/2008

BREAKING NEWS Jam 00.10 WIB: Sukses Besar Dalam Pencapaian Putusan Interim Business to Business Sebagai Hasil Pembahasan Persiapan Pembukaan Pelaksanaan Kode Akses PT Telkom dan PT Indosat Yang Dimediasi Ditjen Postel dan BRTI

 

Setelah melampaui pembahasan yang sangat alot B to B ( Business to Business ) antara PT Telkom dan PT Indosat dalam dua hari terakhir ini dan akhirnya ternyata dead-lock hingga kemudian secara resmi meminta Ditjen Postel dan BRTI untuk menjadi mediator, pada akhirnya tepat tengah malam jam 23.30 tanggal 3 April 2008 baik PT Telkom dan PT Indosat sepakat untuk menerima substansi putusan interim mediasi B to B. Sebagaimana diketahui, pembahasan ini merupakan tindak lanjut dari adanya Peraturan Menteri Kominfo No. 43/P/M.KOMINFO/12/2007 tentang Perubahan Keempat Atas Keputusan Menteri Perhubungan Nomor: KM.4 Tahun 2001 Tentang Penetapan Rencana Dasar Teknis Nasional 2000 ( Fundamental Technical Plan National 2000 ) Pembangunan Telekomunikasi Nasional, maka penyelenggara jasa SLJJ pertama yang beroperasi di Indonesia wajib membuka kode akses SLJJ ‘01X’ di wilayah penomoran Balikpapan, Kalimantan Timur, selambat-lambatnya tanggal 3 April 2008, baik untuk jasa SLJJ yang diselenggarakan melalui jaringan tetap lokal berbasis kabel maupun melalui jaringan tetap lokal tanpa kabel dengan mobilitas terbatas. Mengingat sesuai dengan kebijakan duopoli yang ditetapkan oleh pemerintah pada bulan Agustus 2003 sampai saat ini pemegang lisensi penyelenggaraan jasa SLJJ adalah PT Telkom dan kemudian PT Indosat, maka sesuai dengan peraturan tersebut p enyelenggara jasa SLJJ pertama yang beroperasi di Indonesia (dalam hal ini PT Telkom) wajib membuka kode akses SLJJ ‘01X’ di wilayah penomoran Balikpapan.

 

Pada dasarnya PT Telkom dan PT Indosat sepakat untuk mengimplementasikan komitmen pemerintah dalam pembukaan kode akses pada tanggal 3 April 2008 di Balikpapan. Sebagai langkah awal, pada tanggal 2 April 2008 telah berhasil dilakukan uji coba untuk 4 call skenario dengan tujuan 6 kota terminasi termasuk ke Bandung (sebagai perwakilan tujuan to any), dengan perincian: PT Indosat ke PT Indosat menggunakan “017”, PT Telkom ke PT Telkom menggunakan “011”, PT Telkom ke PT Indosat menggunakan “011”, dan PT Indosat ke PT Telkom menggunakan “017”. Dalam perkembangannya, persiapan menjelang pembukaan kode akses tersebut tidak hanya menuntut penyelesaian masalah teknis, tetapi justru yang paling krusial adalah tuntutan adanya pembahasan bisnis yang sangat intensif, khususnya pada tanggal 2 dan 3 April 2008. Pembahasan tersebut diawali dengan rapat bersama antara PT Telkom dan PT Indosat pada tanggal 2 April 2008, yang sengaja dimungkinkan diadakan oleh kedua penyelenggara telekomunikasi tersebut untuk duduk bersama atas dasar kepentingan B to B tanpa harus langsung dimediasi oleh Ditjen Postel dan BRTI selaku representasi pemerintah.

 

Masalah yang sempat muncul paling komplikated dan dominan dari pembahasan B to B dari kedua penyelenggara telekomunikasi ini adalah masalah komponen hitung-hitungan di antara kedua penyelenggara telekomunikasi tersebut berdasarkan persepsi masing-masing pihak yang diterminologikan oleh PT Telkom dan PT Indosat sebagai service charge yang sempat tidak dapat disepakati bersama oleh keduanya sampai dengan jam 12.00 WIB tanggal 3 April 2008. Sebagai konsekuensinya, PT Telkom dan PT Indosat kemudian meminta secara resmi kepada Ditjen Postel dan BRTI untuk memediasi penyelesaian masalah tersebut dan upaya mediasi ini kemudian dilakukan oleh Ditjen Postel dan BRTI pada malam hari tanggal 3 April 2008 dengan mengundang masing-masing secara terpisah dan kemudian bertemu bersama (yang dihadiri oleh Ditjen Postel dan BRTI serta PT Telkom dan PT Indosat).

 

Dalam proses mediasi, Ditjen Postel dan BRTI akhirnya mempresentasikan skema perhitungannya secara lebih akademis, rasional, realistis dan komprehensif, sehingga memungkinkan PT Telkom dan PT Indosat untuk melakukan penghitungan ulang masing-masing secara proporsional dibandingkan perhitungan yang sudah dibahas bersama di antara keduanya sebelumnya. Ditjen Postel dan BRTI sama sekali tidak melakukan upaya paksa atau penekanan pada keduanya, karena semata-mata mempertimbangkan kepentingan publik dan kompetisi sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Mengingat karena hasil mediasi ini adalah putusan interim, maka kedua penyelenggara telekomunikasi tersebut dimungkinikan untuk tetap melakukan pembahasan lebih lanjut dalam koridor B to B sampai kemudian dapat dihasilkan keputusan akhir yang definitif. Ditjen Postel dan BRTI menyampaikan apresiasi terhadap sukses besar dan keberhasilan dalam mencapai kesepakatan berupa putusan sela ini yang diterima oleh PT Telkom dan PT Indosat setelah melalui proses panjang. Dengan demikian, kode akses dibuka sesuai dengan rencana yang sudah diagendakan. Sebagai informasi, peluang adanya mediasi dan kemudian munculnya putusan interim ini dimungkinkan berdasarkan Peraturan Menteri Kominfo No. 8/PER/M.KOMINFO/2/2006 tentang Interkoneksi.

 


Add comment April 9, 2008

Untuk Wilayah Terpencil, Alcatel ‘Doyan’ Berjemur

Rabu, 09/04/2008 13:24 WIB

Untuk Wilayah Terpencil, Alcatel ‘Doyan’ Berjemur
Wicaksono Hidayat - detikinet

 
Jakarta - Perangkat telekomunikasi makin dibutuhkan masyarakat, terutama di wilayah terpencil. Untuk membantu memenuhi hal itu Alcatel-Lucent sediakan perangkat yang ‘doyan’ berjemur.

Perangkat base station untuk telekomunikasi seluler dari Alcatel-Lucent menggunakan tenaga matahari untuk memenuhi kebutuhan energinya. Pemancar telekomunikasi bertenaga surya tersebut telah dipasang pada 200 lokasi di seluruh dunia.

Seperti dikutip dari keterangan pers yang diterima detikINET, Rabu (9/4/2008), perangkat ‘gemar berjemur’ terbaru yang dipasang oleh Alcatel-Lucent berada di wilayah terpencil, Pulau Bettenty dan Kepulauan Saloum, Senegal.

Pemancar tersebut terdiri dari base station, microwave trasmitter dan juga komponen elektronik lainnya yang memungkinkan masyarakat di wilayah terpencil itu memanfaatkan layanan seluler berbasis teknologi GSM. Perangkat itu disebut-sebut memiliki tingkat konsumsi energi lebih rendah 40 persen.

Laurent Cruchant, Vice President for GSM business, Alcatel-Lucent, mengatakan operator telekomunikasi di wilayah tropis cocok memanfaatkan pemancar tenaga surya. “Tenaga surya adalah alternatif energi yang andal, terjangkau dan ramah lingkungan dibandingkan dengan generator diesel tradisional yang sangat bergantung pada BBM,” ujar Laurent. ( wsh / wsh )

—->> Kalo ga salah Ericsson juga punya, NSN punya ga ???


1 comment April 9, 2008

lowongan IP Core Engineer, NTS

Salam,

Sedang ada lowongan (lagi) di kantor, barangkali bermanfaat untuk teman/saudara:
Jika ada yang berminat, bisa kirim CV ke: martsiska@gmail.com atau mart.anggraeni@axisworld.co.id

Thanks.

====

IP CORE PLANNING ENGINEER

PT. Natrindo Telepon Seluler (NTS)

Responsibilities:
• To provide detail design of national wide IP core network, including its IP addressing, MPLS configuration and other detail parameters
• Responsible for designing O&M network and coordinating with other related departments (Transmission, Operation, IT, etc)
• To analyze IP core network traffic performance from operation department and give the necessary solution for preventing network failure
• To do traffic dimensioning of all IP based traffic carrying in MPLS backbone nodes
• To do design and manage internet connection to ISP, other external networks and its supporting servers

Requirements:
• A minimum Bachelor (S1) degree in Telecommunication or Informatics Engineering.
• A minimum 2 years working experience in IP-based and internet services, including design and implementation.
• Good knowledge in telecommunication system, TCP/IP, MPLS network, and BGP routing protocols
• Good knowledge in DNS, Proxy and email system
• Good knowledge in Data infrastructure (LAN / WAN), Cisco Certified will be an advantage.
• Good knowledge in SDH and PDH transmission system
• CCNA or other networking certification
• CCIP and/or CCNP is preferable
• Fluent in English language both written and speaking
• HIGHLY DEVELOPED Communication skill (Presentation, Interpersonal and Influencing skill).
• Team work, matured and open personalities.

====

 

Salam,

 

~siska~

 

 

 
 

Mart Siska Anggraeni

IP Core Engineer

Mobile: +62 8388000692

mart.anggraeni@axisworld.co.id

 

Gedung Citra Graha, 2nd Floor

Jl. Jend. Gatot Subroto, Kav. 35-36

Jakarta 12950, Indonesia

Tel: +62-21-5200088

Fax: +62-21-52900388

http://www.axisworld.co.id

 


Add comment April 9, 2008

Lowongan BSC engineer abroad

Hi All,

We have the below mentioned requirements as on now :

1. BSC Engineers è 2       Thailand        Till May 31st   ex-Siemens skill

2. OMC Config Engineers è 3       Vietnam 3 - 4 Months

3. BSC Engineers è 2       Vietnam 3 - 4 months      ex Nokia skill

Kindly get back to us soon with the CVs in Nokia format & the rates. For the Thailand position, We are looking for Thai locals for the Thailand positions, for Vietnam preferably Vietnamese but are also open for expats or Thai people.

Thanks and Regards,

Opi Rachmita

TL. Operation & Support

Carenet Indonesia


Add comment April 9, 2008

lowongan untuk engineer optimasi

 

 

Temans se-almamater,
 
Gue ada info lowongan untuk engineer optimasi yang sudah agak berpengalaman, untuk proyek NSN.
 
Persyaratannya :
1. Bisa drive test TEMS dan analisanya
2. Bisa analisa parameter untuk new site dan expand site (HOSR, SDSR, TCB, DCR)
3. Bisa menjelaskan/ presentasi untuk tiap troubleshooting new site dan expand site
4. Dapat bekerjasama dengan departement lain untuk solve problem
5. Mengerti dan paham benar konsep GSM/DCS
6. Familiar dengan Siemens solution
7. Mau ditempatkan dengan homebase Kalimantan
8. Pengalaman minimum 1 tahun di bidang yang sama
9. Bagus teamwork-nya dan Hard-smart worker as well
 
Kalo ada yang minat, CV dan lamaran kirim ke email gw aja, japri…. buat yang menyakinkan yah   :)
 
Thanks,
Victor Steven

1 comment April 9, 2008


get the dream with hearth and share...

Categories

Archives

Tags

Meta

Categories

Blog Stats

Top Clicks

Top Posts