antara Unit Link atau Reksa Dana ya…??
Guys, beberapa hari yang lalu ada marketing dari sebuah bank datang ke kantor gw dan nawarin unit link AXA Mandiri. Ada beberapa temen gw yang ikut presentasi nya dan salah satunya gw juga. Setelah melihat presentasi nya cukup menarik dan mudah di mengerti dengan salah satu instrument investasi ini. Inti nya adalah menggabungkan sistem asuransi dengan investasi untuk kebutuhan jangka panjang kita dengan sistem kurang lebih sebagai berikut :
1. Premi dasar untuk asuransi minimal sekitar Rp. 2.500.000,-
2. Untuk Pembagian investasi dengan asuransi perhitungan nya sebagai berikut :
- tahun pertama : 80% asuransi dan 20% investasi
- tahun kedua : 60% asuransi dan 40% investasi
- tahun ketiga : 40% asuransi dan 60% investasi
- tahun ke empat : 20% asuransi dan 80% investasi
- tahun ke lima : 10% asuransi dan 90% investasi
- tahun ke enam : full investasi
3. Untuk investasi ada beberapa pilihan yang di tawarkan sebagai berikut :
- Progresif money
- Dynamic money
- secure money
- satu lagi gw lupa
Sangat masuk akal ketika kita merencanakan untuk masa depan kita terutama untuk program pendidikan anak dengan di balut asuransi jadi jika terjadi apa – apa dengan kita asuransi yang akan melanjutkan program investasi ini dan kita bisa mengambil misal minimal setelah 5 tahun (saat anak asuk SD) dan seterus nya.
Jika kita bandingkan dengan reksa dana sepertinya ga beda jauh, karena di reksa dana sendiri kita juga di tawarkan dengan beberapa pilihan tipe reksa dana antara lain reksa dana saham, campuran, pasar uang, pendapatan tetap, dll dan juga dengan banyak pilihan produk dari banyak MI yang menawarkan return yang cukup fluktuatif. Jika di Unit Link kita di balut dengan asuransi untuk proteksi tapi di reksa dana murni hanya untuk investasi begitu kurang lebih perbedaan nya tapi dua – dua nya masuk akal dan smart investment.
Gw pingin nanya ada ga temen – temen yang udah punya pengamalan di unit link lain di luar AXA Mandiri ? karena gw pikir tiap unit link punya karakteristik produk yang berbeda – beda.
November 14, 2008 at 12:19 am
Yu, unit link = asuransi dengan investasi, hati-hati ya dengan yang namanya “investasi”, investasi gak selamanya untung dan ada kalanya rugi.
Kalo menurutku beli yang pisah aja,Yu. Kalo asuransi ya asuransi aja, investasi ya investasi aja. Kalo reksadana, kalo mau beli juga harus ngelihat juga waktunya. Beli reksadana pada saat NABnya murah, jual pada saat NABnya mahal. tapi kalo menurut aku pribadi mending investasi tanah / deposito / emas. Tanah, gak ada ceritanya harga tanah turun (apalagi jakarta), deposito : emang sih dibanding saham atau reksadana untungnya gak seberapa gede tapi lebih save. Emas ini investasi yang menurutku paling aman, tapi kita butuh deposit box buat nyimpennya dan saran kalo tujuannya buat investasi mending beli emas yang batangan / dalam bentuk perhiasan karena lebih mahal di biaya pembuatannya
November 30, 2008 at 12:03 pm
Guys aku kerja di axa life kalo kamu mau tanya lebih lanjut dan mau liat ilustrasi manfaat yg bisa km dapatkan email ke aku ya di ynthanshere@yahoo.com.thanks
August 5, 2009 at 2:38 am
Guys, gw agent prudential, maaf numpang koment…kenapa orang memilih terpisah dan kenapa orang memilih unit link , pasti ada sebabnya dan setiap orang mempunyai alasan sendiri2. kalo ada org yg serta merta mengatakan pilih terpisah maka org tersebut bisa dikatakan tidak mengetahui apa itu unit link dan kenapa unit link ini dibuat. Dengan memilih unit link, manfaat yg di dapat sangat banyak sekali.
Investasi harus berani dan tidak boleh terlalu save kalo tidak mau tergerus inflasi. Orang berinvestasi deposito itu sama saja meminjamkan uang di bank dan bank mengelolanya sendiri, dan kita hanya mendapat manfaat uang kita flat tidak tergerus inflasi. Apakah itu tujuan kita berinvest?? c mon guys..resiko deposito adalah bunganya terlalu dan selalu lengket dgn inflasi, bahakan terkadang lebih rendah, cok liat aja sekarang bunga deposito berapa, dan sila buka laju inflasi di Indonesia 10 tahun terakhir. Untuk emas, apakah invest emas save? lajunya berapa persen setahun?sesuaikah dgn yg kita butuhkan?..bahakan di suatu saat tertentu harga emas bisa jatuh juga. Investasi tanah, sekarang anda berinvestasi tanah, ketika 10 tahun lagi anda pengen mencairkan uang investasi anda itu, apakah serta merta anda akan mendapatkanya?? Menjual tanah tidak segampang yg kita kira, bisa makan bertahun2. ga perlu takut untuk menanamkan uang anda di reksa dana maupun unit link, ada strategi2 yg perlu anda ketahui untuk bagaimana memilih dan menanmkanya. Lalu perlu anda tentukan tujuan2 anda berinvestasi dan berapa lama. Saya selalu mengplikasikan uang saya dengan melakukan tujuan, sehingga akan mendapatkan target berapa laju investasi yg saya butuhkan. kalo ada pertanyaan sila berkunjung ke email saya.
Suryo
@ pamupn@gmail.com
financial planner prudential